Luwu, pinisi.co — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Batara Guru merayakan Hari Ulang Tahun ke-20 dengan melakukan peresmian ruang Intensive Coronary Care Unit (ICCU). Acara yang dipimpin oleh Direktur RSUD Batara Guru, Dr. Daud Mustakim, ini juga dihadiri oleh Bupati Luwu dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.(Senin, 29/9).
Dalam sambutannya, Dr. Daud menegaskan bahwa ruang ICCU yang baru merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Kabupaten Luwu dan sekitarnya. Fasilitas ini dirancang khusus untuk penanganan kasus kritis yang memerlukan perawatan intensif.

RSUD Batara Guru kini memiliki total 1.130 pegawai yang terdiri dari ASN, P3K, pegawai baru, dan pegawai non-ASN. Sumber daya manusia ini menjadi aset penting dalam menjaga mutu pelayanan rumah sakit.
Tenaga Medis dan Layanan Spesialis
Rumah sakit didukung oleh tenaga medis profesional, meliputi 38 dokter umum, 2 dokter gigi umum, 2 dokter gigi spesialis, serta 34 dokter spesialis di berbagai bidang, seperti penyakit dalam, onkologi, bedah tulang, paru, anak, jiwa, dan lain-lain. Penambahan tenaga medis akan terus dilakukan sesuai kebutuhan pelayanan yang meningkat.

Fasilitas dan Infrastruktur
RSUD Batara Guru kini memiliki 285 tempat tidur, meningkat dari 250 tempat tidur pada awal tahun. Ruang ICCU baru berkapasitas 9 tempat tidur dirancang dengan optimal, dilengkapi ruang khusus bagi keluarga pasien agar tetap bisa mendampingi tanpa mengganggu ketenangan ruang intensif. Gardu listrik berkapasitas 1.100 KVA juga mendukung penggunaan alat medis berdaya tinggi seperti alat pemasangan ring jantung dan kemoterapi.
Program BPJS dan UHC
Dr. Daud juga memberikan apresiasi pada program Universal Health Coverage (UHC) yang diinisiasi oleh Bupati Luwu, H. Patahudding, S.Ag. Program ini mempermudah masyarakat dalam mengaktifkan BPJS hanya dengan membawa KTP dan KK tanpa menunggu satu bulan, sangat menguntungkan bagi warga Kabupaten Luwu.
Dr. Daud menyampaikan harapan agar RSUD Batara Guru dapat naik kelas dari tipe C menjadi tipe B, karena saat ini sudah memenuhi syarat minimal 200 tempat tidur.
Sebagai penutup, Dr. Daud memohon dukungan Pemerintah Kabupaten Luwu untuk penambahan lahan rumah sakit serta dukungan kegiatan kemasyarakatan, termasuk turnamen bola voli putri dalam rangka HUT ke-20 RSUD Batara Guru. (yana)





