Rabat Beton Baru di Kelurahan Atakkae Wajo Sudah Retak, Warga Pertanyakan Kualitas Pekerjaan

oleh -207 views

WAJO_ Pinisi.co, Pekerjaan rabat beton di Jalan We Tenripadda, Kelurahan Atakkae, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo, menuai sorotan. Proyek yang baru rampung dikerjakan pada akhir Desember 2025 tersebut dilaporkan sudah mengalami keretakan di sejumlah titik, meski usia pekerjaan terbilang masih sangat baru.

Berdasarkan papan informasi proyek di lokasi, pekerjaan tersebut dilaksanakan oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Wajo dengan nilai kontrak sebesar Rp260.830.372, bersumber dari APBD. Proyek ini memiliki volume panjang 162 meter dengan lebar 4,50 meter dan dikerjakan oleh CV Savila HIS, dengan masa pelaksanaan mulai 5 Desember hingga 30 Desember 2025.

Namun hasil pantauan di lapangan menunjukkan, permukaan rabat beton tampak mengalami retak memanjang dan retak rambut di beberapa bagian. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran warga setempat, mengingat jalan tersebut belum lama dimanfaatkan dan belum dilalui kendaraan berat secara intensif.

“Baru selesai, tapi sudah retak-retak. Padahal ini jalan lingkungan yang diharapkan bisa bertahan lama,” ujar salah seorang warga sekitar yang enggan disebutkan namanya, Rabu (30/1/2026).

Warga mempertanyakan mutu material serta metode pengerjaan proyek tersebut. Mereka berharap pihak terkait segera melakukan pengecekan teknis untuk memastikan apakah keretakan yang terjadi masih dalam batas toleransi atau justru mengindikasikan potensi penurunan kualitas konstruksi.

Merespon temuan tersebut, ketua harian  Lembaga antikorupsi Celebes Corruption Watch (CCW), Zhul  kepada Pinisi.co pada, Jum’at (30/1/2026) mendorong aparat penegak hukum segera masuk menindaklanjuti temuan ini.

Dalam metode pelaksanaan pekerjaan rabat beton yang mana campuran beton cor readymix concrete harus sesuai dengan

spesifikasi yang telah di persyaratkan dalam dokumen kontrak yang mana harus Menentukan kuat tekan rencana, Menentukan perbandingan air semen, Menentukan jumlah air rencana yang dibutuhkan disesuaikan dengan tingkat

kelacakan dan ukuran batu pecah yang digunakan, menghitung kebutuhan semen rencana, menghitung volume komposisi beton untuk /1m3, menghitung jumlah pasir dan batu pecah dalam /1m3, menghitung berat basah beton dalam /1m3.

Lanjut zhul , Bahwa dalam pelaksana pekerjaan kontraktor wajib menggunakan Material Agregat, bila mana lapisan pondasi tidak melakukan pemadatan akan mengakibatkan banyak keretakan pada permukaan jalan, hal ini diduga kuat adanya beragam kekuatan dari tanah dasar dan atau pondasi hanya berpengaruh kecil terhadap kapasitas struktural perkerasannya.

Kami meminta agar Kejaksaan maupun kepolisian harus masuk untuk menindaklanjuti temuan ini. Persoalan ini kami nilai adanya kegagalan bangunan. Akan tetapi ada temuan Realisasi Belanja Barang dan Belanja Modal Tahun 2025 ratusan juta rupiah tak menggambarkan kondisi sebenarnya. Ini yang harus diusut tuntas oleh APH,”ungkap zhul’

Aktivis senior satu ini mendorong Langkah penyelidikan terhadap laporan masyarakat untuk membongkar belanja anggaran negara agar tak disalah gunakan dalam proyek pembangunan rabat beton jln. We Tenripada Kec.Tempe kab Wajo

“Kami mendorong kejaksaan maupun kepolisian mendalami temuan ini dan melakukan penyelidikan apakah ada kesalahan dalam metode pelaksanaan atau memiliki unsur dugaan pelanggaran hukum pidana. Bila ditemukan ada indikasi pelanggaran maka harus ada proses hukum yang berjalan,”tandasnya.