Makassar — Pemerintah Kecamatan Wajo kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program strategis Pemerintah Kota Makassar melalui kegiatan “Jelajah Sampah Makassar Menuju Makassar Bebas Sampah 2029”. Kegiatan ini melibatkan ratusan peserta yang terdiri dari aparatur pemerintah, komunitas peduli lingkungan, pelajar, hingga warga dari berbagai kelurahan di Kecamatan Wajo.
Acara dimulai sejak pukul 07.00 WITA dengan apel bersama di halaman kantor kecamatan. Dalam sambutannya, Camat Wajo menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat untuk memutus mata rantai permasalahan sampah di perkotaan. Ia mengajak seluruh peserta untuk menjadikan kegiatan jelajah ini sebagai momentum memperkuat kesadaran lingkungan.

Setelah apel, peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok yang kemudian menelusuri jalur strategis—mulai dari area permukiman padat, pasar tradisional, hingga kawasan pinggir kanal. Peserta tidak hanya mengumpulkan sampah, tetapi juga melakukan pendataan sumber timbulan sampah, memetakan lokasi rawan pembuangan sembarangan, serta berdialog dengan warga mengenai upaya pengurangan sampah dari rumah.
Kegiatan ini juga diisi dengan edukasi pemilahan sampah, demonstrasi komposter skala rumah tangga, hingga pengenalan aplikasi pelaporan lingkungan. Camat Wajo menyampaikan bahwa program ini akan menjadi agenda rutin sebagai bagian dari gerakan percepatan Makassar Bebas Sampah 2029.

“Ini bukan sekadar aksi bersih-bersih, tetapi bentuk perubahan budaya. Jika masyarakat semakin terlibat, target bebas sampah bukan hal yang mustahil,” ujarnya.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan simbolis alat kebersihan kepada para ketua RT/RW sebagai dukungan terhadap upaya pelestarian lingkungan di tingkat komunitas.(*)





