Kepala Bapenda Makassar Hadiri Rapat Koordinasi dengan TAPD Bahas Optimalisasi Pendapatan Daerah

oleh -619 views

Makassar – Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar menghadiri Rapat Koordinasi bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Makassar pada Rabu, 25 September 2024. Rapat yang dimulai pukul 14.00 WITA ini digelar di Ruang Wali Kota, lantai 2, Kantor Wali Kota Makassar, dan turut dihadiri oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar, Arwin Azis.

Pertemuan tersebut membahas berbagai langkah strategis dalam pengelolaan anggaran daerah, dengan fokus pada optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD). Diskusi ini sangat penting untuk memastikan keberlanjutan pembangunan dan pelayanan publik di Kota Makassar, mengingat besarnya tantangan dalam menjaga stabilitas anggaran di tengah dinamika kebutuhan pembangunan kota.

Kepala Bapenda Makassar menegaskan komitmen pihaknya untuk terus meningkatkan penerimaan daerah dengan memaksimalkan potensi-potensi PAD yang ada, termasuk melalui inovasi dalam sistem pajak dan retribusi daerah. Dalam kesempatan tersebut, Pj Wali Kota Makassar, Arwin Azis, juga memberikan arahan tentang pentingnya transparansi dan efisiensi dalam pengelolaan anggaran, yang tidak hanya bertujuan untuk menjaga keseimbangan fiskal, tetapi juga untuk mendukung program-program prioritas pembangunan kota.

“Kami akan terus bersinergi dengan seluruh pihak terkait, memastikan pengelolaan anggaran yang tepat sasaran serta optimalisasi pendapatan demi tercapainya target pembangunan yang sudah direncanakan,” ujar Kepala Bapenda dalam rapat tersebut.

Rapat ini juga membahas sejumlah tantangan yang dihadapi dalam pengelolaan pendapatan daerah, serta merumuskan solusi untuk mengatasi hambatan-hambatan tersebut. Dengan langkah-langkah yang disepakati, diharapkan Makassar dapat terus tumbuh dan berkembang sebagai kota yang mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakatnya.

Ke depan, koordinasi antara TAPD dan Bapenda akan terus diperkuat guna mendukung tercapainya berbagai target pembangunan di Kota Makassar, sekaligus memastikan anggaran dikelola dengan penuh tanggung jawab dan transparansi.(*)