Pemerintah Siapkan Excavator Amfibi Terdampak Banjir di Biringkanaya, Warga Ucapkan Terima Kasih

oleh -1 views
oleh

MAKASSAR – Di tengah tantangan banjir yang sering melanda tiga kelurahan di dua kecamatan Tamalanrea dan Biringkanaya, Amfibi telah tiba di lokasi untuk melakukan tindakan preventif.

Kelurahan Buntusu, Berua, dan Katimbang menjadi fokus upaya kanalisasi guna mengurangi dampak banjir yang kerap menghantui.

Masyarakat Bumi Tamalanrea Permai (BTP) dan sekitarnya menyampaikan rasa syukur kepada Pemerintah Kota Makassar, terutama kepada Bapak Walikota Makassar, Ketua DPRD Kota Makassar, Ibu Kepala Dinas Pekerjaan Umum Makassar, Kepala Pelaksana Teknis Kegiatan PU Makassar Ronny Narra, Camat, Lurah, serta jajaran RT/RW yang terlibat. Selasa (5/12/2023).

Amfibi tidak hanya diapresiasi oleh warga, tetapi juga oleh berbagai pihak terkait. Ucapan terima kasih dilontarkan kepada Bapak Rahman Daeng Tayang, yang terlibat aktif dalam koordinasi dan pelaksanaan tindakan mitigasi.

Koordinasi yang dilakukan tidak hanya berfokus pada aspek teknis, tetapi juga menyentuh hati masyarakat BTP dan sekitarnya. Upaya bersama ini mencerminkan semangat gotong royong yang kuat di kalangan warga dan pemerintah setempat.

Salah satu tokoh masyarakat, Rahman Daeng Tayang, sebagai motor penggerak di dalam koordinasi, mendapat apresiasi khusus dari warga. Keberadaannya menjadi penghubung yang tidak hanya mengkoordinasikan langkah-langkah teknis, tetapi juga memberikan dukungan emosional kepada masyarakat.

Masyarakat BTP dan sekitarnya ingin menyampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam upaya penanganan banjir ini.

Komitmen Pemerintah Kota Makassar untuk menjaga kesejahteraan masyarakatnya terus mendapat dukungan. Masyarakat berharap upaya kanalisasi dan mitigasi yang dilakukan bersama ini dapat memberikan solusi yang berkelanjutan.

Semoga kehadiran Amfibi dan langkah-langkah preventif lainnya dapat menjadi tonggak penting dalam menjaga keamanan dan kenyamanan hidup bagi warga BTP dan sekitarnya.

Dalam konteks ini, warga berharap agar komunikasi dan koordinasi antara pemerintah dan masyarakat terus ditingkatkan. Sinergi ini menjadi kunci dalam mengatasi permasalahan banjir dan menjaga keberlanjutan upaya pencegahan di masa mendatang. Dengan gotong royong dan kerjasama yang terjalin baik, diharapkan dampak banjir dapat diminimalkan, menjadikan kelurahan Buntusu, Berua, dan Katimbang sebagai contoh keberhasilan penanganan bencana alam.

 

(*)