Camat Wajo Tandatangani MOU Program “Jagai Anakta” untuk Penanganan Kekerasan Perempuan dan Anak

oleh -602 views

Makassar,– Camat Wajo, Drs. Nimrod Sembe, bersama seluruh Camat se-Kota Makassar, menandatangani Nota Kesepahaman (MOU) terkait program Pemerintah Kota Makassar “Jagai Anakta” yang bertujuan untuk menangani kekerasan terhadap perempuan dan anak. Penandatanganan MOU ini berlangsung di Gedung Balai Kota Makassar.

Program “Jagai Anakta” adalah inisiatif strategis dari Pemerintah Kota Makassar untuk mengatasi dan mencegah kekerasan terhadap perempuan dan anak, yang semakin menjadi perhatian di masyarakat. Dengan adanya MOU ini, seluruh camat di Kota Makassar diharapkan dapat berperan aktif dalam pelaksanaan program dan memastikan setiap kebijakan serta tindakan yang diambil sesuai dengan tujuan program.

Dalam sambutannya, Camat Wajo, Drs. Nimrod Sembe, menyatakan komitmennya untuk mendukung sepenuhnya pelaksanaan program “Jagai Anakta”. “Hari ini, kita menandatangani MOU sebagai bentuk komitmen kita bersama untuk menangani masalah kekerasan terhadap perempuan dan anak. Program ini sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung bagi semua warga, terutama perempuan dan anak-anak yang rentan,” ujar Nimrod.

Nimrod menambahkan bahwa penandatanganan MOU ini menandai awal dari kerja sama yang lebih erat antara pemerintah kecamatan dengan berbagai pihak terkait, termasuk lembaga sosial, kepolisian, dan organisasi masyarakat. “Kami akan memastikan bahwa semua kegiatan yang dilakukan dalam rangka program ini akan berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif. Setiap camat akan berperan aktif dalam mengimplementasikan program ini di wilayah masing-masing,” tambahnya.

Program “Jagai Anakta” mencakup beberapa komponen utama, termasuk penyuluhan kepada masyarakat mengenai hak-hak perempuan dan anak, pembentukan posko-posko bantuan, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia yang terlibat dalam penanganan kasus kekerasan. Selain itu, program ini juga melibatkan upaya penguatan koordinasi antara lembaga pemerintah dan masyarakat untuk memberikan perlindungan dan dukungan yang lebih baik.

Walikota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto, yang juga hadir dalam acara tersebut, menyampaikan apresiasi kepada seluruh camat yang telah berkomitmen untuk menjalankan program ini. “Penandatanganan MOU ini adalah langkah penting dalam upaya kita untuk menciptakan Kota Makassar yang aman dan ramah bagi perempuan dan anak. Saya berharap semua camat dapat bekerja dengan sungguh-sungguh dan menjadikan program ini sebagai prioritas dalam setiap kegiatan di kecamatan,” ujar Walikota.

Acara penandatanganan MOU ini juga dihadiri oleh perwakilan dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta organisasi-organisasi masyarakat yang berfokus pada isu-isu perempuan dan anak. Mereka memberikan dukungan dan menyatakan kesiapan untuk bekerja sama dalam pelaksanaan program “Jagai Anakta”.

Dengan adanya MOU ini, diharapkan program “Jagai Anakta” dapat berjalan dengan efektif dan memberikan perlindungan yang optimal bagi perempuan dan anak di Kota Makassar. Seluruh camat diharapkan dapat memanfaatkan sinergi yang terjalin untuk menghadapi tantangan dan memastikan keberhasilan program ini dalam mengatasi kekerasan dan memberikan dukungan yang dibutuhkan oleh korban.

Penandatanganan MOU ini menjadi momentum penting dalam upaya Pemerintah Kota Makassar untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan mendukung bagi seluruh warganya. Dengan kerja sama yang baik antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga terkait, diharapkan program “Jagai Anakta” dapat membawa perubahan positif dan meningkatkan kesejahteraan serta perlindungan bagi perempuan dan anak di Kota Makassar.(*)