Camat Wajo Hadiri Rapat Koordinasi Percepatan Penurunan Stunting 2024 di Balaikota Makassar

oleh -608 views

Makassar,– Camat Wajo, Drs. Nimrod Sembe, S.Sos., M.M., menghadiri Rapat Koordinasi Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2024 yang dipimpin oleh Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar dan Ibu Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Makassar. Rapat tersebut berlangsung di Ruang Sipakkatau, Balaikota Makassar.

Rapat koordinasi ini bertujuan untuk membahas strategi dan langkah-langkah konkret dalam percepatan penurunan angka stunting di Kota Makassar, yang merupakan salah satu prioritas utama dalam program kesehatan dan pembangunan kota. Stunting, yang merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis, menjadi perhatian serius karena berdampak pada pertumbuhan fisik dan perkembangan mental anak-anak.

Dalam sambutannya, Pj. Sekda Kota Makassar menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan untuk mengatasi masalah stunting. “Upaya penurunan stunting memerlukan keterlibatan semua pihak, mulai dari pemerintah daerah, puskesmas, lembaga pendidikan, hingga keluarga dan masyarakat. Kami harus bekerja sama untuk mencapai hasil yang optimal,” ujar Pj. Sekda.

Ibu Ketua TP-PKK Kota Makassar juga menambahkan bahwa TP-PKK memiliki peran strategis dalam program penurunan stunting. “Sebagai bagian dari TP-PKK, kami berkomitmen untuk mendukung berbagai program yang bertujuan mengurangi angka stunting. Kami akan melaksanakan program-program yang menyasar ibu hamil, ibu menyusui, serta balita dengan pendekatan yang terintegrasi dan berbasis pada data,” ungkapnya.

Dalam rapat tersebut, Camat Wajo, Drs. Nimrod Sembe, menyampaikan laporan mengenai kondisi terkini di wilayah Kecamatan Wajo terkait upaya penurunan stunting. Nimrod memaparkan berbagai langkah yang telah diambil oleh pemerintah kecamatan, termasuk program-program pemberian makanan tambahan, penyuluhan gizi, serta kerjasama dengan puskesmas dan posyandu setempat.

“Di Kecamatan Wajo, kami telah melaksanakan berbagai program untuk mendukung penurunan angka stunting, seperti program pemberian makanan tambahan bagi anak-anak, serta edukasi kepada orang tua mengenai pentingnya gizi seimbang. Namun, kami menyadari bahwa masih banyak yang perlu dilakukan,” ujar Nimrod Sembe.

Nimrod juga mengungkapkan pentingnya data yang akurat dan up-to-date dalam perencanaan dan pelaksanaan program penurunan stunting. “Kami memerlukan data yang tepat untuk menargetkan intervensi dengan lebih efektif. Oleh karena itu, kami akan terus memperbarui data dan memastikan bahwa program-program yang kami laksanakan sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan,” tambahnya.

Rapat koordinasi ini juga membahas rencana aksi yang mencakup pelatihan bagi kader kesehatan, peningkatan aksesibilitas layanan kesehatan, serta pelaksanaan kampanye gizi untuk masyarakat. Para peserta rapat sepakat untuk memperkuat koordinasi dan komunikasi antara berbagai pihak terkait agar program penurunan stunting dapat berjalan dengan lebih efektif.

Sebagai penutup, Pj. Sekda menekankan bahwa penurunan stunting adalah tanggung jawab bersama yang memerlukan komitmen dan upaya berkelanjutan dari semua pihak. “Kami berharap bahwa melalui koordinasi yang baik dan pelaksanaan program yang tepat, kita dapat melihat penurunan angka stunting yang signifikan di Kota Makassar. Ini adalah investasi untuk masa depan generasi mendatang,” tutup Pj. Sekda.

Rapat koordinasi ini diakhiri dengan kesepakatan untuk melanjutkan kolaborasi dan memonitor perkembangan program secara berkala. Camat Wajo dan seluruh jajaran pemerintah kecamatan akan terus bekerja keras untuk memastikan bahwa upaya penurunan stunting di wilayahnya dapat mencapai hasil yang diharapkan, serta memberikan dampak positif bagi kesehatan dan kesejahteraan anak-anak di Kecamatan Wajo.(*)