
MAKASSAR, — Dalam upaya meningkatkan kompetensi dan kapasitas seluruh aparatur pengelola pajak daerah, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar mengadakan kegiatan Capacity Building yang berlangsung di Tokka Tena Rata, Bonto Marannu, Moncong Loe, Kabupaten Maros. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pejabat dan pegawai Bapenda, dengan tema yang inspiratif, yaitu “Smells Like Teen Spirit.” Tema ini mencerminkan semangat dan antusiasme para peserta untuk terus berkembang dan menghadapi tantangan dalam tugas pengelolaan pajak daerah dengan penuh energi dan inovasi.

Kegiatan Capacity Building ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dan kerjasama di antara seluruh aparatur Bapenda, terutama dalam menjalankan tugas-tugas pengelolaan pajak daerah yang kian kompleks. Kepala Bapenda Makassar, Firman Hamid Pagarra, dalam sambutannya menekankan pentingnya acara ini sebagai sarana untuk memperkuat kapabilitas individu sekaligus meningkatkan semangat kolektif dalam menjalankan tugas sebagai pengelola pendapatan daerah.

“Di era yang semakin dinamis ini, tantangan yang kita hadapi dalam pengelolaan pajak daerah semakin besar. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk terus menggali potensi diri, memperkuat keterampilan manajerial, dan memperdalam pemahaman terkait strategi pengelolaan pajak yang lebih efektif dan efisien,” ujar Firman Hamid Pagarra.
Selain itu, ia juga menekankan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada peningkatan keterampilan teknis, tetapi juga pada pembangunan karakter yang mampu menghadapi perubahan, serta memperkuat solidaritas dan kerjasama di antara pegawai Bapenda. “Sinergi antarpegawai adalah kunci sukses kita dalam mencapai target pendapatan daerah. Kerjasama yang solid akan membuat kita mampu bekerja dengan lebih efektif dan efisien,” tambahnya.

Acara Capacity Building ini dirancang dengan berbagai sesi pelatihan yang interaktif dan menyenangkan. Para peserta diajak untuk menggali potensi diri melalui serangkaian kegiatan kelompok yang tidak hanya mengasah keterampilan manajerial, tetapi juga memupuk semangat kebersamaan dan kekompakan di antara mereka. Salah satu kegiatan yang paling dinantikan adalah permainan tim yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan komunikasi, kepemimpinan, serta penyelesaian masalah secara kreatif.
Sesi pelatihan juga melibatkan para pembicara dan pelatih yang berpengalaman di bidang pengelolaan pajak dan manajemen organisasi. Mereka memberikan materi yang komprehensif terkait strategi pengelolaan pajak daerah yang lebih modern dan inovatif, serta berbagi pengalaman tentang cara menghadapi berbagai tantangan dalam pengelolaan pendapatan daerah. Peserta pun diajak untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman dalam menghadapi berbagai kendala yang mereka temui dalam pekerjaan sehari-hari.
Selain berfokus pada peningkatan kompetensi teknis, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi para peserta untuk mempererat hubungan satu sama lain. Dengan suasana yang santai namun produktif, para pegawai Bapenda dari berbagai unit kerja dapat berinteraksi, bertukar pikiran, dan memperkuat hubungan profesional mereka. Hal ini diharapkan dapat berdampak positif pada kinerja Bapenda secara keseluruhan, karena kerjasama yang solid dan komunikasi yang baik antarpegawai adalah kunci utama dalam mencapai target organisasi.
Salah satu peserta yang merupakan staf dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) Bapenda mengungkapkan rasa antusiasnya terhadap kegiatan ini. “Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami, tidak hanya untuk meningkatkan keterampilan, tetapi juga untuk mempererat rasa kekeluargaan di antara kami. Saya merasa lebih termotivasi untuk memberikan kontribusi yang lebih baik setelah mengikuti kegiatan ini,” ujar salah satu peserta.
Melalui kegiatan Capacity Building ini, Bapenda Makassar menunjukkan komitmennya dalam membangun tim yang solid dan siap menghadapi tantangan di masa depan. Kepala Bidang Koordinasi Pengawasan dan Perencanaan Bapenda, yang juga turut hadir dalam acara tersebut, menekankan bahwa acara seperti ini sangat penting dalam membangun budaya kerja yang positif dan inovatif di lingkungan Bapenda.
“Kita ingin menciptakan tim yang tidak hanya kompeten, tetapi juga memiliki semangat juang yang tinggi. Dengan semangat ‘Smells Like Teen Spirit,’ kita berharap dapat menghadapi tantangan dengan penuh optimisme dan terus berinovasi dalam menjalankan tugas-tugas pengelolaan pajak daerah,” ujarnya.
Acara ini diharapkan tidak hanya berdampak pada peningkatan kapasitas individu, tetapi juga pada kualitas pelayanan Bapenda kepada masyarakat. Dengan meningkatnya keterampilan dan semangat kerja para aparatur, pelayanan pajak daerah diharapkan dapat berjalan dengan lebih baik dan efisien. Hal ini tentu akan berpengaruh pada optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD) Kota Makassar, yang menjadi salah satu indikator penting dalam pembangunan kota.
Selain itu, pengelolaan pajak yang lebih efektif juga akan memberikan kontribusi positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dengan meningkatnya pendapatan daerah, pemerintah kota dapat lebih leluasa dalam membiayai berbagai program pembangunan yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup warga Makassar, seperti pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan layanan publik lainnya.
Kegiatan Capacity Building yang berlangsung di Tokka Tena Rata ini menjadi momentum penting bagi Bapenda Makassar untuk terus memperkuat diri dalam menjalankan tugas pengelolaan pajak daerah. Dengan tema “Smells Like Teen Spirit,” para peserta diharapkan dapat membawa semangat baru dalam meningkatkan kinerja mereka, sekaligus mempererat kebersamaan dan kerjasama di antara seluruh pegawai Bapenda.
Melalui kegiatan ini, Bapenda Makassar menunjukkan bahwa mereka tidak hanya berfokus pada capaian teknis semata, tetapi juga pada pembangunan tim yang solid, berkomitmen, dan inovatif. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan Bapenda dapat terus berperan aktif dalam meningkatkan pendapatan daerah serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kota Makassar.
Dengan semangat yang terus menyala, Bapenda Makassar siap untuk menghadapi tantangan di masa depan dan terus berkontribusi pada pembangunan daerah yang lebih baik dan berkelanjutan.(*)


