Cegah Potensi Banjir, Pemkot Minta Drainase di Setiap Wilayah Makassar Dibersihkan

oleh -24 views
oleh

Makassar – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar mulai mengantisipasi ancaman banjir di tengah cuaca ekstrem. BMKG telah memprediksi cuaca ekstrem dengan intensitas hujan lebat singkat akan melanda Makassar dalam beberapa hari ke depan.

Danny mengatakan, salah satu upaya mencegah banjir adalah membersihkan drainase di setiap wilayah Kota Makasar. Itu jadi upaya rutin sebelum memasuki musim hujan.

“Potensi banjir tetap kita waspadai karena curah hujan sekarang melebihi batas normal, termasuk antisipasi pohon tumbang,” ujar Danny Pomanto, Senin (10/10/2022).

Kabid Drainase, Dinas PU Makassar, Nur Hidayat menerangkan pihaknya telah fokus pengerjaan di daerah-daerah rawan banjir. Adapun titik itu berada di tiga lokasi. Progres pengerjaan drainase sudah berada di angka 20 persen.

“Ada di Balang Baru, Walawalayya dan Batua,” ungkap Hidayat.

Selain rawan genangan, Hidayat mengatakan titik-titik pengerjaan ini juga merupakan permintaan warga dari hasil Musrembang beberapa waktu lalu. Dimana ini sudah urgen membutuhkan rehabilitasi atau peningkatan sarana.

Mengantisipasi pengerjaan selama musim hujan ini, penyedia jasa telah diarahkan untuk melakukan akselerasi pengerjaan di lapangan.

“Itu dengan cara menambah personel dan peralatan, material selalu ada dan tepat waktu di lapangan,” ujarnya.

Hidayat optimis pengerjaan bisa tuntas di sisa waktu kurang lebih dua bulan ini.

“Harapan kita, ada percepatan terhadap schedule, agar hambatan cuaca bisa diminimalisir,” tandasnya.

Sebelumnya, BMKG telah memprediksi cuaca ekstrim dengan intensitas hujan lebat singkat akan melanda Makassar dalam beberapa hari ke depan.

“Jadi intensitasnya lebat dengan durasi yang singkat, untuk nilai pengukurannya sendiri dapat kami peroleh besok pagi,” tutur Prakirawan BMKG Wilayah IV Makassar, Sitti Nurhayati Hamzah.

Dia menerangkan kondisi ini umum terjadi pada masa pancaroba alias peralihan musim. Seluruh pihak diminta tetap hari-hati.

Genangan di beberapa titik disebut potensial terbentuk, namun untuk potensi banjir disebutnya akan rendah. Kecuali untuk wilayah-wilayah yang rawan.

“Ada potensi rendah terjadinya banjir. Namun, harus tetap waspada untuk wilayah yang rawan genangan akibat hujan intensitas sedang yang terjadi sebentar,” ujarnya. (Win)