Intake Manggala Mulai Beroperasi, Perumda Air Minum Makassar Tambah Pasokan Air Baku 300 Liter per Detik

oleh -14 views

Makassar – Perumda Air Minum Kota Makassar terus memperkuat layanan air bersih bagi masyarakat. Salah satu langkah strategis yang kini mulai membuahkan hasil adalah keberhasilan uji coba pengoperasian Pompa Intake Manggala (Moncongloe) yang memanfaatkan sumber air baku dari Waduk Nipah-Nipah melalui jalur Manggala.

Uji coba yang dilaksanakan pada Rabu (1/7/2026) tersebut diproyeksikan mampu menambah pasokan air baku hingga sekitar 300 liter per detik, sehingga dapat memperkuat kapasitas produksi air bersih, terutama saat memasuki musim kemarau.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bagian Produksi Perumda Air Minum Kota Makassar, Achmad Kamil Asri, menjelaskan bahwa tambahan pasokan air dari Waduk Nipah-Nipah menjadi langkah antisipatif untuk menjaga ketersediaan air baku seiring menurunnya debit Bendung Leko Pancing akibat musim kemarau.

“Hari ini kami melaksanakan uji coba pompa air baku Intake Manggala atau yang lebih dikenal sebagai Intake Moncongloe. Pengoperasian ini sangat diperlukan sebagai penunjang sumber air baku yang selama ini berasal dari Saluran Leko Pancing,” ujar Kamil.

Ia mengatakan, tambahan debit air baku tersebut akan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kapasitas produksi pada dua Instalasi Pengolahan Air (IPA), yakni IPA 2 Panaikang dan IPA 3 Antang.

“Harapannya, ketika Intake Manggala beroperasi secara optimal, kapasitas air baku akan bertambah sehingga produksi di IPA 2 Panaikang dan IPA 3 Antang juga meningkat. Dengan demikian, suplai air bersih kepada masyarakat, khususnya di wilayah utara Kota Makassar dan sebagian Kecamatan Makassar, dapat lebih maksimal,” jelasnya.

Menurut Kamil, keberhasilan uji coba ini merupakan hasil dari koordinasi dan sinergi yang terus dibangun oleh Direksi Perumda Air Minum Kota Makassar bersama berbagai pihak, termasuk PT Traya, dalam mempercepat penyelesaian infrastruktur pendukung operasional intake.

“Keberhasilan pengoperasian Intake Manggala merupakan hasil koordinasi dan kerja sama yang terus dibangun Direksi bersama pihak ketiga, dalam hal ini PT Traya, sehingga pekerjaan dapat dipercepat dan fasilitas ini segera dimanfaatkan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya.

Meski demikian, pengoperasian fasilitas tersebut masih dilakukan secara bertahap. Langkah ini ditempuh sebagai bagian dari proses penyesuaian sistem agar seluruh perangkat mekanikal dan perpompaan dapat bekerja secara optimal tanpa mengganggu stabilitas produksi maupun jaringan distribusi.

“Kami menjalankan pengoperasian secara bertahap agar seluruh sistem dapat beradaptasi dengan baik serta menghindari gangguan pada mesin. Keselamatan peralatan dan keberlangsungan pelayanan kepada pelanggan tetap menjadi prioritas utama,” katanya.

Perumda Air Minum Kota Makassar juga mengajak masyarakat untuk mendukung proses pengoperasian Intake Manggala hingga seluruh tahapan selesai sesuai rencana. Optimalisasi sumber air baku ini diharapkan mampu meningkatkan keandalan pelayanan air bersih, khususnya dalam menghadapi musim kemarau dan potensi dampak fenomena El Niño.

“Kami berharap dukungan dari seluruh masyarakat agar proses pengoperasian Intake Manggala berjalan lancar. Dengan bertambahnya pasokan air baku, kami optimistis pelayanan air bersih kepada pelanggan akan semakin baik, terutama selama menghadapi musim kemarau,” tutup Kamil._(**)