Appi–Aliyah Kawal Ketat Kesiapan Pemilihan RT/RW di Kecamatan Wajo

oleh -232 views

MAKASSAR – Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin bersama Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham kembali melanjutkan pemantauan kesiapan Pemilihan RT/RW serentak yang akan digelar pada 3 Desember mendatang.

Pada Senin malam (1/12/2025), sekitar pukul 22.25 WITA, pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota itu turun langsung di Kecamatan Wajo untuk memastikan seluruh tahapan berjalan aman, tertib, dan transparan.

Di hadapan jajaran pemerintah kecamatan Wajo, lurah, Linmas, hingga tokoh masyarakat, Munafri menegaskan bahwa pemantapan jelang pemilihan harus menjadi tanggung jawab bersama.

Ia menekankan pentingnya menjaga kondusivitas agar proses demokrasi di tingkat akar rumput berlangsung tanpa gesekan.

“Khusus di Kecamatan Wajo ini, saya berharap semua punya tanggung jawab yang sama untuk memastikan kegiatan ini terlaksana dengan aman dan lancar. Ini bukan hanya tanggung jawab lurah atau camat, tapi tanggung jawab semua warga,” ujarnya.

Munafri menegaskan bahwa pemilihan RT/RW bukanlah ajang saling menjatuhkan atau memicu konflik antarpihak.

Dia mengingatkan bahwa kontestasi dilakukan untuk memberikan ruang kepada warga menunjukkan kapasitasnya dan meraih kepercayaan masyarakat sebagai koordinator wilayah.

“Pemilihan ini bukan untuk saling singgung, bukan gotok-gotokan, bukan mencari siapa yang paling jago. Ini tentang bagaimana masyarakat diajak berkontestasi sehat dan mendapatkan amanah untuk mengurus lingkungannya,” tambahnya.

Menurut Munafri, RT/RW terpilih nantinya akan menjadi garda depan pemerintah dalam mengurus berbagai persoalan sosial masyarakat, termasuk menyalurkan program pembangunan di wilayah masing-masing.

” Saya yakin Ketua RT/RW terpilih nanti akan sibuk mengurusi masyarakat di sekitarnya. Mereka menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam menyampaikan program, memberikan intervensi sosial, dan memastikan bantuan tepat sasaran,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan para calon untuk menjaga persatuan setelah pemilihan. Siapa pun yang menang ataupun kalah diminta merawat kebersamaan demi kepentingan warga.

“Kalau menang, rangkul yang kalah. Kalau kalah, ikut bersama yang menang,” tuturnya.

“Jangan bikin kubu-kubuan. Kasihan pendukungnya kalau terpecah, mereka bisa tidak mendapat layanan hanya karena gengsi. Yang terpilih adalah milik seluruh warga, bukan kubu tertentu,” sambung Appi.(*)